Sabtu, 14 Maret 2015

Lasagna eksperiment

Bareng adik sepupu untuk kali pertama belajar membuat jenis makanan ini, tahunya selama ini hanya makan. Kalau di lihat sekilas kayaknya tidak rumit pembuatannya tapi setelah di jalani ampun lumayan rumit buat pemula (*menurut ku ).
Mulai dengan agak kesulitan saat membuat saus putihnya. Belum mengerti kapan memasukkan susu setelah tepung dan mentega untuk menghindari tepung menggumpal. Alhasil karena tepungnya menggumpal maka saus putih di blender sambil di beri rasa sedikit garam dan lada hitam lalu tambahin keju oles. Kalau tambahin keju oles sebenarnya inisiatif sendiri karena keju yang ada jumlahnya tidak cukup. (^_^)
Lalu sebelumnya bertanya-tanya soal lasagna sheet yang di beli kemasannya tertulis oven ready. Apa lasagna sheet akan lembek seperti lasagna sheet yang di rebus terlebih dahulu. Apalagi saat baca beberapa komentar di laman resep lasagna ada bercerita kalau lasagna yang di buatnya dengan kulit lasagna yang oven ready itu kering. Jadi di coba merebusnya tapi berakhir patah saat kena air panas. Jadi keputusannya sausnya di buat lebih basah.
Sedang saus dagingnya (*baru tahu lasagna punya 2 jenis saus yaitu red saus dan bechamel*maaf klo salah tulis saus ) itu di buat dengan bahan yang ada. Dagingnya campuran daging ayam dan kornet sapu. No oregano, no basil dan no italian seasoning. Hanya garam dan lada hitam.
Mulai menyusun mulai dari saus daging or red saus-bechamel saus-keju-lasagna sheet. Begitu sampai habis saus (*jadinya 3 lapis ).
Dan akhirnya di panggang dengan suhu 175 derajat C selama 25 menit. 

Ternyata membuatnya butuh waktu lumayan lama dalam persiapannya. Tapi rasanya juga lumayan, hanya saja sepertinya lebih enak kalo lasagna sheetnya yang bukan oven ready. Karena kalau yang oven ready rasanya tidak sekenyal yang bukan oven ready lasagna sheet.

Selamat makan... (^_^)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar